For The #Machaners

A: “Hai!!!”
B: /muka sinis/
A: “HAAAI!!!”












B: /muka sinis/
A: …
B: /muka sinis/

Pfft, capek gak sih kalo kayak gitu?
Yah, kadang orang-orang emang suka gitu. Dibaikin, malah sinis. Dipura-pura baikin, dianya galak. Dijahatin, kitanya ditindas. Hidup emang kentang banget.
Gue disini mau sharing-sharing nih. Halah apaan tuh sharing-sharing. SHARINGGAN!!!

Gue mau sharing soal yang biasa dialami manusia. Dalam setiap cerita, biasanya pasti ada seorang “macan”. Kaya ibu tiri di film Cinderella, siapalah-itu-yang-bikin-Aurora-ketusuk-jarum di film Sleeping Beauty, sampe ke Richard di film Cinta Brontosaurus-nya Raditya Dika. Ya, Richard. Richard adalah macan dalam film itu, walau sebenarnya dia adalah monyet (yang belom nonton CinBron, nonton dulu gih.)
Hmm, biar pada gak bingung, maksud “macan” ini semacam tokoh antagonis gitu. “Macan” itu julukan gue, Disty, Sinus, sama Karien buat para orang yang galak dan nyebelin gitu. “Macan” bisa muncul tiba-tiba, banyak kok yang biasanya baik tiba-tiba jadi jahat terus semenit kemudian jadi baik lagi. Gue juga kadang jadi macan gitu kalo lagi males. Tapi khusus gue, gue macan kiyudh. Cakep.
Nah, lo pasti pernah kan, pas udah nyoba baik ke orang, eh orangnya ngelunjak. Sebel. Betein. Bikin pengen nabok sama ngehina-hina orang itu dengan gaya Arya Wiguna.


Padahal kan, apa susahnya sih gak usah bersikap “dingin” sama galak. Ye gak? Kadang gue juga bingung sendiri, apalagi kalo giliran gue yang galak. Suka nyesel gitu. Kasian sama gak enak hati ke orang-orang yang jadi korban[?].
According to me, kebanyakan orang itu dasarnya pada baik. Cuman mereka suka berada di posisi dan waktu yang salah, dan itu menjadikan mereka seseram macan.
Contoh:


Kalo gambarnya kurang gede, klik aja

Karena itulah, buat orang-orang yang merasa moodian—termasuk gue sih, to be honest—sebaiknya kalian lebih bisa ngontrol diri. Hindari tatapan-tatapan “maut” yang bisa bikin orang jengkel, kata-kata sadis yang bikin orang gak nyaman, omongan singkat yang bikin orang merasa bersalah. Lo mau orang-orang disekitar lo pake topeng, buat nyembunyiin perasaan mereka sebenernya gimana? Semua orang punya batas kesabaran. Nanti orang-orang yang sebelumnya beneran senyum tulus sama lo, pada akhirnya bakal jenuh dan hanya senyum-senyum di depan kita belaka, padahal dibelakang dia emosi setengah jiwa.

So, from now ‘til ∞, let’s stop being a #Machaners and be a warm person, bor!

Comments

Popular Posts