introvert?
Kami ini manusia lidah kelu
Lisan kami berada dalam kalbu
Sekeras apa pun kami menjerit
Yang keluar hanya setitik derit
(Avia Maulidina, 9 Januari 2015)
Nggak semua manusia dianugerahi hal yang sama. Ada yang extrovert, ada yang introvert. Dan introvert bukan berarti pendiem. Sebenernya gue nggak yakin ada orang yang bener-bener pendiem. Yang beda cuma cara menyampaikan pikiran: lewat lisan, atau lewat hati semata. Introvert bukan berarti anti-sosial, kadang mereka cuma perlu menemukan orang yang tepat. Seorang introvert juga nggak selalu jadi introvert. Dalam lingkungan yang berbeda, mereka bisa jadi extrovert, kok.
Ya. Kami perlu menemukan orang yang tepat, dengan pribadi yang sejalan atau setidaknya mau menerima. Dengan keanehan yang sama atau beda, yang penting membuat kami merasa ada orang yang menopang, untuk membuka diri kami perlahan-lahan. Menurut gue, para introvert secara tidak langsung saling memahami. Tapi ada berapa sih introvert di dunia, atau lebih sempitnya di kelas? Benar, emang lebih banyak extrovert. Pertanyaannya, maukah para extrovert itu membiarkan para introvert, yang dari luar tampak kaku, susah buat ngomong, dan cuma bisa senyum sopan, masuk ke dalam dunia mereka? :]
ohya. buat fellas, gue kangen kalian. banget.

Comments
Post a Comment