Aku Benci Beranjak Dewasa
Aku benci beranjak dewasa
Semuanya jadi makin rumit
Matematika tadinya hanya satu dikali tiga
Kini integral dan translasi tak selesai jua
Aku benci beranjak dewasa
Orang-orang jadi suka berkelit
Kukira selalu ada satu wajah
Tahu-tahunya yang kulihat hanyalah rajah
Aku benci beranjak dewasa
Jadi tahu hidup sebenarnya pahit
Mimpi-mimpi mulai digerus kenyataan
Yang tak tergapai tak perlu dipertanyakan
Aku benci beranjak dewasa
Rasanya seperti sedang dililit
Dituntut menyelesaikan semua masalah
Padahal punya satu saja sudah berkeluh kesah
Aku benci beranjak dewasa
Waktuku terasa makin sempit
Belum juga bayar hutang puasa
Tahu-tahu neraka di depan mata.[]
19 Desember 2016,
Avia Maulidina
Semuanya jadi makin rumit
Matematika tadinya hanya satu dikali tiga
Kini integral dan translasi tak selesai jua
Aku benci beranjak dewasa
Orang-orang jadi suka berkelit
Kukira selalu ada satu wajah
Tahu-tahunya yang kulihat hanyalah rajah
Aku benci beranjak dewasa
Jadi tahu hidup sebenarnya pahit
Mimpi-mimpi mulai digerus kenyataan
Yang tak tergapai tak perlu dipertanyakan
Aku benci beranjak dewasa
Rasanya seperti sedang dililit
Dituntut menyelesaikan semua masalah
Padahal punya satu saja sudah berkeluh kesah
Aku benci beranjak dewasa
Waktuku terasa makin sempit
Belum juga bayar hutang puasa
Tahu-tahu neraka di depan mata.[]
19 Desember 2016,
Avia Maulidina

Comments
Post a Comment