Kenapa?
Terkadang, kata "Kenapa?" bisa begitu berarti.
Hanya dengan "Kenapa?", seseorang bisa merasa diperhatikan.
Dengan "Kenapa?" seseorang akan merasa menemukan tempat untuk bercerita.
Dengan "Kenapa?" kau bisa membuat hari seseorang menjadi lebih baik, jauh lebih baik.
Karena, bahkan dalam sebaris obrolan pesan singkat, curahan hati seseorang tidak boleh diabaikan. Meski sebelumnya ia menulis "Gua bete," dan segera menyambungnya dengan topik lain, hal itu tetap patut dipertanyakan.
Siapa tahu, ia sedang benar-benar butuh pertanyaan "Kenapa?"
Siapa tahu, kau bisa membantunya menyambung hidup, paling tidak untuk hari ini.
Avai,
24 Februari 2016.
Hanya dengan "Kenapa?", seseorang bisa merasa diperhatikan.
Dengan "Kenapa?" seseorang akan merasa menemukan tempat untuk bercerita.
Dengan "Kenapa?" kau bisa membuat hari seseorang menjadi lebih baik, jauh lebih baik.
Karena, bahkan dalam sebaris obrolan pesan singkat, curahan hati seseorang tidak boleh diabaikan. Meski sebelumnya ia menulis "Gua bete," dan segera menyambungnya dengan topik lain, hal itu tetap patut dipertanyakan.
Siapa tahu, ia sedang benar-benar butuh pertanyaan "Kenapa?"
Siapa tahu, kau bisa membantunya menyambung hidup, paling tidak untuk hari ini.
Avai,
24 Februari 2016.

Comments
Post a Comment